Barcelona Kalah Telak dari Atletico Madrid di Leg 1 Semifinal Copa del Rey, Hansi Flick: Pelajaran Besar!
Jakarta, 13 Februari 2026 – Barcelona harus menelan kekalahan pahit usai dihajar Atletico Madrid dengan skor telak 0-4 pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB.
Bermain di Stadion Metropolitano, pasukan asuhan Diego Simeone tampil dominan sejak menit awal. Empat gol berhasil dicetak tuan rumah sebelum turun minum, membuat Blaugrana tak berkutik sepanjang babak pertama.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak menutupi rasa kecewanya atas performa timnya. Ia menilai anak asuhnya gagal bermain sebagai satu kesatuan.
“Kami tidak bermain dengan baik di babak pertama sebagai sebuah tim, kami tidak bermain seperti sebuah tim,” ujar Flick seperti dikutip dari France24.
Menurutnya, koordinasi antarpemain berjalan buruk dan pressing tidak sesuai dengan rencana yang telah disiapkan.
“Jarak antar pemain terlalu jauh dan kami tidak melakukan pressing seperti yang kami inginkan,” tegasnya.
Empat Gol Cepat yang Menghancurkan
Atletico Madrid tampil agresif dan efektif. Intensitas tinggi serta organisasi permainan yang solid membuat Barcelona kesulitan mengembangkan permainan. Empat gol dalam 45 menit pertama praktis mengubah jalannya pertandingan dan memberi tekanan besar bagi tim tamu.
Flick menyebut kekalahan ini sebagai pelajaran penting bagi timnya.
“Dalam 45 menit pertama kami diberi pelajaran besar. Terkadang bagus mendapatkan itu pada momen yang tepat, mungkin hari ini adalah momen yang tepat,” katanya.
Meski tertinggal jauh, Barcelona menunjukkan respons yang lebih baik di babak kedua dengan permainan yang lebih terorganisir dan disiplin.
“Babak kedua jauh lebih baik dan kami masih punya satu pertandingan lagi dan kami akan berjuang untuk memenangkannya.”
Kontroversi VAR Tambah Kekecewaan
Pada babak kedua, Barcelona sempat mencetak gol melalui Pau Cubarsi. Namun, gol tersebut dianulir setelah tinjauan VAR yang berlangsung cukup lama karena dinilai offside.
Keputusan itu memicu reaksi keras dari Flick yang menilai prosesnya tidak transparan.
“Ini kacau, benar-benar kacau seperti itu, dan kemudian mereka harus menunggu entah berapa menit, apakah tujuh menit? Ah, ayolah.”
“Bagi saya, ketika melihat situasi itu jelas tidak ada offside, tetapi pada akhirnya mungkin mereka melihat sesuatu yang berbeda, tapi beri tahu kami. Tidak ada komunikasi dan ini sangat buruk di sini.”
Ujian Karakter di Leg Kedua
Kekalahan telak ini menjadi alarm keras bagi Barcelona yang berstatus juara bertahan dan masih memimpin klasemen La Liga. Perbaikan dalam hal koordinasi, jarak antar lini, serta efektivitas pressing menjadi pekerjaan rumah utama bagi Hansi Flick.
Leg kedua semifinal akan menjadi ujian karakter sesungguhnya bagi Blaugrana untuk membalikkan keadaan dan menjaga asa meraih trofi musim ini.
Sumber: France24


Post a Comment